Kamis, 5 Februari 2026, bertempat di SMP Negeri 3 Banjarmasin telah dilaksanakan kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) Tahun 2026.
Kegiatan Jaksa Masuk Sekolah ini merupakan bagian dari program pembinaan dan pencegahan dini yang dilaksanakan oleh Intelijen Kejaksaan Negeri Banjarmasin dalam rangka membangun kesadaran hukum, karakter, serta tanggung jawab sosial generasi muda sejak usia sekolah.
Kejaksaan Negeri Banjarmasin melalui Bidang Intelijen melaksanakan Rapat Koordinasi Tim PAKEM guna memperkuat pengawasan aliran kepercayaan dan aliran keagamaan di masyarakat.
Melalui sinergi lintas sektor bersama Polresta, BIN, Kemenag, MUI, FKUB, dan Densus 88, pembahasan difokuskan pada dinamika keagamaan, potensi kerawanan jelang Natal dan Tahun Baru, serta upaya menjaga stabilitas dan kerukunan di Kota Banjarmasin.
Kejaksaan Negeri Banjarmasin berkomitmen terus mendorong kolaborasi untuk mewujudkan suasana yang aman, harmonis, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.
Kejaksaan Negeri Banjarmasin melaksanakan kegiatan Kuliah Umum bekerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA) Banjarmasin dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025. Kegiatan yang mengusung tema “Berantas Korupsi Untuk Kemakmuran Rakyat” ini berlangsung di Fakultas Hukum UNISKA Banjarmasin dan dibuka oleh Kepala Kejaksaan Negeri Banjarmasin, Bapak Eko Riendra Wiranto, S.H., M.H., M.H., di hadapan mahasiswa, mahasiswi, serta jajaran Dekanat Fakultas Hukum UNISKA Banjarmasin. Bahwa dalam rangka kegiatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025 yang dihadiri oleh Perwakilan Mahasiswa dan Mahasiswi semester ganjil Fakultas Hukum UNISKA.
Pemaparan materi mengenai tindak pidana korupsi disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Banjarmasin, Kepala Seksi Intelijen Dimas Purnama Putra, S.H., M.H., dan Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Dr. Amir Giri Muryawan,S.H.,M.H. Para narasumber menjelaskan secara komprehensif mengenai pola pencegahan, penegakan hukum, serta strategi pemberantasan korupsi sebagai fondasi terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Selain penyampaian materi, Kejaksaan Negeri Banjarmasin turut membagikan souvenir dan stiker bertema “Berantas Korupsi Untuk Kemakmuran Rakyat” sebagai bentuk kampanye edukatif untuk menanamkan nilai-nilai anti korupsi kepada mahasiswa.
Melalui kegiatan HAKORDIA 2025, Kejaksaan Negeri Banjarmasin mengajak para mahasiswa dan mahasiswi Fakultas Hukum UNISKA untuk bersama-sama menolak praktik korupsi karena setiap tindakan korupsi adalah penghambat pembangunan dan kesejahteraan rakyat.
Semoga edukasi dan kampanye anti korupsi ini mampu memperkuat komitmen generasi muda dalam menciptakan Indonesia yang bersih, berintegritas, dan bebas korupsi.