
Masih banyak masyarakat yang merasa hukum itu jauh, sulit dipahami, bahkan terkesan menakutkan. Kurangnya komunikasi antara aparat penegak hukum dan tokoh masyarakat seringkali membuat informasi tidak tersampaikan dengan baik.
Melihat hal tersebut, pada Kamis, 9 April 2026 Kejaksaan Negeri Banjarmasin melakukan silaturahmi dan koordinasi dengan Tokoh Masyarakat, Organisasi Masyarakat, Ulama, PCNU Banjarmasin, Pengurus Daerah Muhammadiyah Banjarmasin sebagai langkah nyata untuk membuka ruang dialog, mendekatkan diri, serta membangun kepercayaan. Melalui pertemuan ini, kejaksaan hadir lebih humanis—tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga mendengar, merangkul, dan bersama-sama mencari solusi.
Dari sinergi ini, masyarakat diharapkan bisa lebih memahami hukum, merasa lebih aman, serta memiliki tempat untuk bertanya dan mengadu. Karena pada akhirnya, hukum bukan untuk ditakuti—melainkan untuk melindungi dan memberikan keadilan bagi semua.
Leave a Reply