Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tentang Koordinasi Kesiapsiagaan dan Mitigasi Bencana dalam Menghadapi Natal tahun 2025 dan Tahun Baru 2026 serta Haul Guru Sekumpul

Selasa, 23 Desember 2025 bertempat di Whiz Luxe Hotel Spazio, Surabaya, Provinsi Jawa Timur telah dilaksanakan Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tentang Koordinasi Kesiapsiagaan dan Mitigasi Bencana dalam Menghadapi Natal tahun 2025 dan Tahun Baru 2026 serta Haul Guru Sekumpul.

Rapat ini diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Banjarmasin dalam rangka memastikan kesiapan seluruh unsur pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait dalam menghadapi rangkaian kegiatan Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta pelaksanaan Haul Guru Sekumpul. Dipimpin oleh Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj. Ananda, dan dihadiri oleh unsur Forkopimda, termasuk Kepala Kejaksaan Negeri Banjarmasin yang diwakili oleh Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Banjarmasin, Dr. Amir Giri Muryawan, Staf Ahli, Perwakilan dari Detasemen Khusus Anti Teror 88 (Densus 88) Provinsi Kalsel, para SKPD terkait, dan para Camat se-Kota Banjarmasin.

Dalam rapat disampaikan bahwa jumlah jamaah Haul Guru Sekumpul pada tahun 2024 tercatat sekitar 3,3 juta orang, sedangkan pada tahun 2025 diprediksi akan meningkat menjadi sekitar 5 juta jamaah haul. Peningkatan signifikan jumlah jamaah tersebut memerlukan kesiapsiagaan dan perencanaan yang lebih matang guna meminimalisir risiko gangguan keamanan, ketertiban, serta mitigasi resiko bencana. Agenda rapat difokuskan pada kesiapan para Camat dan SKPD terkait dalam melakukan koordinasi dengan Kapolsek dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2018, dalam rangka penguatan sistem persiapan dan pengamanan kegiatan masyarakat berskala besar.

Adapun langkah-langkah persiapan yang dibahas antara lain pembentukan dan kesiapsiagaan Posko Natal dan Tahun Baru (Posko Nataru), kesiapan di tingkat kecamatan, simulasi mitigasi bencana, penyiapan jalur evakuasi, penyediaan posko layanan, serta pelaksanaan himbauan kepada masyarakat.

Dalam arahannya, pimpinan rapat menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, kesiapsiagaan wilayah, serta koordinasi yang berkelanjutan guna menjamin kelancaran, keamanan, dan keselamatan masyarakat.

Courtesy Call Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjarmasin dengan Pemerintah Kota Surabaya.

Selasa, 23 Desember 2025 bertempat diruang rapat Walikota Surabaya – Jawa Timur telah dilaksanakan kegiatan diskusi Courtesy Call Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjarmasin dengan Pemerintah Kota Surabaya.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakil Walikota Banjarmasin Hj. Ananda, dengan dihadiri oleh unsur Forkopimda, termasuk Kepala Kejaksaan Negeri Banjarmasin yang diwakili oleh Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Banjarmasin, Dr. Amir Giri Muryawan, serta para SKPD terkait, dan para Camat se Kota Banjarmasin.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kelembagaan serta memperkuat sinergi antar unsur Forkopimda dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, dilakukan diskusi dan pertukaran pengetahuan (exchange of knowledge) terkait berbagai isu strategis yang menjadi perhatian bersama.
Adapun materi yang dibahas meliputi upaya pencegahan dan penanganan Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET), mitigasi bencana, serta langkah-langkah penanggulangan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Diskusi berlangsung secara konstruktif dengan saling berbagi pengalaman, kebijakan, serta praktik terbaik yang telah diterapkan di masing-masing daerah.
Melalui kegiatan courtesy call ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin erat antar Forkopimda, khususnya dalam memperkuat koordinasi lintas sektor guna menjaga stabilitas keamanan, ketertiban masyarakat, serta ketahanan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan strategis di masa mendatang.

High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Banjarmasin serta Penandatanganan Kerja Sama Antar Daerah (KAD) antara Pemerintah Kota Banjarmasin dan Pemerintah Kota Blitar

Senin, 22 Desember 2025
Kepala Kejaksaan Negeri Banjarmasin yang diwakili oleh Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Banjarmasin, Dr. Amir Giri Muryawan menghadiri rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di Whiz Luxe Hotel Spazio Surabaya, Jawa Timur, yaitu High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Banjarmasin serta Penandatanganan Kerja Sama Antar Daerah (KAD) antara Pemerintah Kota Banjarmasin dan Pemerintah Kota Blitar.
Dalam kegiatan High Level Meeting TPID Kota Banjarmasin dengan tema Penguatan Ketersediaan Pasokan dan Keterjangkauan Harga Pangan Strategis Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional serta mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dihadiri oleh Wali Kota Banjarmasin, Wakil Wali Kota Banjarmasin, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat daerah, dan stakeholder terkait, dipaparkan kondisi perkembangan inflasi Kota Banjarmasin serta harga bahan pokok strategis. Beberapa komoditas utama seperti beras SPHP Bulog, gula pasir curah, dan bawang putih dilaporkan berada dalam kondisi aman dan terkendali. TPID menekankan perlunya penguatan ketersediaan pasokan pangan utama menjelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 2026 melalui sinergi lintas perangkat daerah guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Selanjutnya, kegiatan Penandatanganan Kerja Sama Antar Daerah (KAD) dibuka oleh Wali Kota Banjarmasin dan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Banjarmasin, Wali Kota Blitar, serta unsur Forkopimda dan instansi terkait. Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antar daerah, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan, penguatan rantai distribusi komoditas unggulan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi yang saling menguntungkan.