Pelaksanaan Apel Pagi Kejaksaan Negeri Banjarmasin

Senin, 5 Oktober 2026
Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Banjarmasin, Bapak Ardian Junaedi, S.H., M.H., bertindak sebagai penerima Apel Pagi yang dilaksanakan oleh jajaran Kejaksaan Negeri Banjarmasin.

Apel pagi menjadi momentum untuk memperkuat kedisiplinan, kesiapsiagaan, serta koordinasi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi. Melalui kegiatan ini, seluruh jajaran diingatkan untuk senantiasa bekerja secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan, Kejaksaan Negeri Banjarmasin terus berkomitmen menjaga kualitas pelaksanaan tugas serta menghadirkan penegakan hukum yang humanis dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Selamat Hari Batik Nasional

Keluarga Besar Kejaksaan Negeri Banjarmasin dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Daerah Banjarmasin mengucapkan Selamat Hari Batik Nasional.

Batik bukan sekadar kain, tetapi warisan budaya yang merekam kekayaan tradisi, kreativitas, dan jati diri bangsa. Mari terus mengenakan, melestarikan, dan memperkenalkan batik sebagai bagian dari identitas serta kebanggaan Indonesia. 🇮🇩

Mari Lestarikan Batik Indonesia, Warisan Budaya untuk Generasi Mendatang.

Pengarahan oleh Inspektur Keuangan I pada Jaksa Agung Muda Pengawasan

Jum’at, 2 Oktober 2026
Kepala Kejaksaan Negeri Banjarmasin beserta jajaran mengikuti Kegiatan Pengarahan oleh Inspektur Keuangan I pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan, Bapak Riyono, S.H., M.Hum., dalam rangka pelaksanaan Inspeksi Khusus Keuangan di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kejaksaan Negeri Banjarmasin dan diikuti secara langsung maupun daring oleh jajaran Kejaksaan Negeri Banjarmasin, Kejaksaan Negeri Balangan, serta Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola dan akuntabilitas pengelolaan keuangan.

Dalam arahannya, Inspektur Keuangan I menegaskan bahwa setiap temuan hasil inspeksi harus ditindaklanjuti melalui perbaikan nyata, bukan sekadar pemenuhan administrasi. Perbaikan tersebut mencakup pengelolaan, pencatatan, serta kelengkapan dokumen pendukung agar temuan yang sama tidak kembali terjadi pada pemeriksaan berikutnya.

Melalui kegiatan ini, Kejaksaan terus mendorong pengelolaan keuangan yang tertib, transparan, akuntabel, dan berbasis pengendalian risiko sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan peningkatan kualitas pelaksanaan tugas institusi.